Penerapan Terapi Kognitif Perilaku terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Lansia dengan Insomnia di UPT PSTW Husnul Khotimah
DOI:
https://doi.org/10.66052/aeex4k82Keywords:
Terapi Kognitif lansia; Brain Gym, Kualitas Tidur; LansiaAbstract
Kualitas tidur merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup lansia. Proses penuaan dapat menyebabkan perubahan pola tidur yang meningkatkan risiko terjadinya insomnia. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah terapi kognitif-perilaku melalui teknik relaksasi Benson dan relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kualitas tidur pada lansia dengan insomnia sebelum dan sesudah diberikan terapi kognitif-perilaku di UPT PSTW Husnul Khotimah Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Sampel penelitian berjumlah 15 lansia yang mengalami gangguan tidur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kualitas tidur, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat menggunakan SPSS dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi kognitif-perilaku, seluruh responden (15 orang; 100%) memiliki kualitas tidur dalam kategori buruk. Setelah diberikan terapi kognitif-perilaku melalui relaksasi Benson dan relaksasi otot progresif, sebanyak 11 responden (73,3%) memiliki kualitas tidur dalam kategori baik, sedangkan 4 responden (26,7%) masih berada dalam kategori buruk. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan kualitas tidur setelah penerapan terapi kognitif-perilaku. Terapi kognitif-perilaku melalui teknik relaksasi Benson dan relaksasi otot progresif dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam membantu meningkatkan kualitas tidur pada lansia dengan insomnia


