Al-Qur’an dan Keseimbangan Antara Artificial Intelligence dan Spiritual Intelligence: Rekonstruksi Tekno-Spiritualitas dalam Perspektif Quranic Worldview
DOI:
https://doi.org/10.66052/np4jf538Keywords:
Quranic Worldview, Kecerdasan Buatan (AI), Kecerdasan Spiritual (SI), Tafsir Maudhu’i, Maqashid al-Syari’ah, Tekno-Spiritual.Abstract
Ekskalasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada era modernitas akhir telah membawa transformasi multidimensional yang tidak hanya menyentuh aspek teknis-utilitarian, melainkan merambah ranah eksistensial, antropologis, dan epistemologis manusia. Kecenderungan peradaban modern yang didominasi oleh cara berpikir belahan otak kiri yang bercorak mekanistis, kalkulatif, dan reduksionis berisiko mengikis kesadaran transendental serta memicu krisis kehampaan spiritualitas (spiritual emptiness). Artikel jurnal tingkat doktoral ini bertujuan merekonstruksi secara komprehensif paradigma keseimbangan antara Artificial Intelligence (AI) dan Spiritual Intelligence (SI) melalui kacamata pandangan hidup Al-Qur'an (Quranic Worldview). Menggunakan metode tafsir tematik konseptual (maudhu’i) yang diintegrasikan dengan hermeneutika filosofis dan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, penelitian ini membedah status ontologis, batas epistemologis, dan orientasi aksiologis AI dan SI. Eksplorasi teks suci difokuskan pada dialog arketipikal kekhalifahan Nabi Adam as. dan kritik teknofetisisme patung anak sapi emas Samiri, yang diperkuat dengan analisis eksegetis terhadap beberapa ayat ayng lain. Penelitian ini juga merumuskan pilar-pilar kecerdasan spiritual Qur'ani: kesadaran diri, transendensi, makna hidup, nilai etis, dan kesadaran holistik. Hasil kajian menyimpulkan bahwa AI secara ontologis berstatus instrumen profan aksidental (khādim) yang terikat pada hukum komputasi simbolik dan probabilistik, sehingga klaim transhumanisme mengenai kesadaran mesin (ensoulment) ditolak secara mutlak karena ketiadaan hembusan rūḥ ilahiah dan fakultas qalb. Keseimbangan peradaban tercapai manakala lompatan AI ditundukkan di bawah kepemimpinan aksiologis SI yang berakar pada tauhid, keadilan (‘adl), kemaslahatan (maṣlaḥah), dan kesadaran human-in-the-loop, guna mengarahkan sains menuju terwujudnya martabat manusia seutuhnya (al-insān al-kāmil).
Downloads
References
Az-Zuhaili, W. (n.d.). Al-Tafsīr al-wajīz ‘alā hāmisy al-Qur’ān al-‘aẓīm. Dār al-Fikr.
Az-Zuhaili, W. (2013). Tafsīr al-munīr fī al-‘aqīdah wa al-syarī‘ah wa al-manhaj (A. H. al-Kattani et al., Trans.). Gema Insani.
Brumec, S., & Platovnjak, I. (2025). Artificial intelligence and spirituality: A tool for engagement or a threat to transcendence? Scientia et Fides, 13(2), 221–238. https://doi.org/10.12775/SetF.2025.023
Gaanoun, K., & Alsuhaibani, M. (2025). Sentiment preservation in Quran translation with artificial intelligence approach: Study in reputable English translation of the Quran. Humanities & Social Sciences Communications, 12(222), 1–15. https://doi.org/10.1057/s41599-024-04181-0
Kalota, F. (2024). A primer on generative artificial intelligence. Education Sciences, 14(172), 1–15. https://doi.org/10.3390/educsci14020172
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2026). Bijak cerdas ber-AI (T. S. Hartono & R. E. Indrajit, Eds.). Perpusnas Press & Kemenko PMK.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026). Yuk, mengenal kecerdasan artifisial! Buku saku pengantar kecerdasan artifisial untuk murid jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah (Tim Penyusun: E. K. Budiardjo et al.). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, BSKAP, Kemendikdasmen.
Nuriyah. (2024). Isyarat artificial intelligence (AI) dalam Al-Qur’an (Analisis kisah Samiri dalam Q.S Thaha ayat 85-89 dan Al-A’raf ayat 148) [Skripsi sarjana, IAIN Ponorogo].
Pulis, M., Camilleri, C., & Massa, T. (2021). A spiritual artificial general intelligence? Melita Theologica, 71(1), 65–94.
Rakhman, I. A. (2025). Al-Qur’an dan artificial intelligence (AI): Tinjauan etika teknologi berdasarkan surat Al-Baqarah 30-33. Imtiyaz: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(2), 326–339.
Safaria, T. (2023). Spiritual intelligence: Pengembangan kecerdasan spiritual pada anak. Jejak Pustaka.
Sarnoto, A. Z. (2023). Al-Qur’an dan keseimbangan antara artifisial intelligent dan spiritual intelligent. Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan, 13(2), 91–107.





